News

BKS DPP Demokrat Bela SBY, Aria Bima Jangan Buat Hoaks

Timredaksi.com–Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra angkat bicara persoalan pernyataan dari sejumlah Politikus PDI-P terkait dengan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Herzaky membeberkan bawah politikus dari partai banteng Aria Bima sebelumnya sudah pernah melakukan penjegalan melalui UU No.42 Tahun 2008 dengan ambang batas 20 persen.

“Mengapa malah Aria Bima membuat hoaks seakan-akan Pak SBY berupaya membuat dua pasang calon di 2009?” ujar Herzaky kepada dikutip WE, Kamis 21/9/2022.

Lebih lanjut Herzaky menipis tuduhan SBY melakukan kosulidasi kepada para kadernya tesebut.

“Pak SBY tidak pernah mengkonsolidasikan sukarelawannya, bolak-balik berkumpul dengan para pendukungnya ketika beliau masih berkuasa,” ungkapnya

“Bahkan, besan beliau menjadi cawapres saja di 2014, Pak SBY dan Partai Demokrat menyatakan netral, tidak mendukung salah satu pasangan calon,” imbuhnya

Herzaky menyebut agar Aria Bima tidak melakukan hal-hal yang membuat kegaduhan, dan diharpanya lebih objektif dalam menyatakan pendapat.

“Makin tua seharusnya makin bijak, bukan makin pelupa, apalagi melupakan sejarah. Yang sibuk playing victim itu teman-teman Aria Bima,” tegasnya.

Menurut Herzaky, PDIP juga tidak pernah ikhlas dan selalu menuduh pihak lain curang lantaran kalah dalam dua kali Pilpres, yakni 2004-2009.

Sebelumnya politisi PDIP Aria Bima menilai pernyataan turun gunung yang disampaikan  SBY adalah bentuk kekhawatiran bahwa AHY belum dapat dukungan Parpol.

Ketua DPP PDIP tersebut bahkan mengatakan bahwa pernyataan SBY itu menggelikan, dan cerminan takut kalah sebelum bertanding.

SBY menyebut akan turun gunung dalam Pilpres 2024 karena menduga akan ada pengaturan, yang membuat hanya ada dua pasang Capres Cawapres di 2024.

“Kalau tidak mendapatkan koalisi untuk mengusung terus dikaitkan upaya jegal menjegal, konstruksi pak SBY harus diluruskan,” ungkap Aria.

Asrorie

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

6 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago