News

Bea Cukai Dampingi UMKM Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Timredaksi.com, Jakarta – Bea Cukai melalui kantor-kantor vertikalnya di Semarang, Palembang, dan Cilacap terus memperkuat asistensi kepada UMKM berpotensi ekspor sebagai wujud fungsi trade facilitator dan industrial assistance.

Pendampingan dilakukan untuk membantu pelaku usaha memahami prosedur ekspor, memperluas akses pasar internasional, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

Di Semarang, tim Klinik Ekspor Bea Cukai Semarang melakukan kunjungan dan diskusi langsung ke fasilitas produksi UMKM Argotelo pada 25 Mei 2026. Argotelo merupakan UMKM olahan singkong yang telah memiliki pasar luar negeri, tetapi selama ini masih mengandalkan pihak ketiga atau middleman dalam proses pengiriman ekspor.

Dalam diskusi tersebut, pihak Argotelo juga membagikan pengalaman dan kekhawatiran pelaku UMKM terkait risiko penipuan dalam transaksi ekspor mandiri.

Memahami kondisi tersebut, Bea Cukai Semarang memberikan edukasi mengenai prosedur ekspor yang aman, termasuk pemanfaatan skema pengiriman Less than Container Load (LCL) agar biaya logistik lebih efisien tanpa harus menyewa satu kontainer penuh.

Bea Cukai Semarang juga membuka layanan Klinik Ekspor sebagai ruang konsultasi bagi pelaku usaha yang ingin memahami tata cara ekspor secara lebih mendalam.

Sementara itu, Bea Cukai Palembang mengasistensi ekspor madu hutan asli asal Kabupaten Muara Enim sebanyak 164 kilogram ke Singapura pada 13 Mei 2026.

Pendampingan dilakukan guna memastikan produk memenuhi standar dan regulasi pasar global, mulai dari pemenuhan dokumen hingga standarisasi produk agar memiliki daya saing internasional.

Melalui layanan Klinik Ekspor, Bea Cukai Palembang juga membuka ruang konsultasi bagi UMKM lain di Sumatera Selatan yang memiliki produk unggulan namun masih ragu atau belum memahami tata cara ekspor. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan potensi lokal menjadi komoditas global.

Di Kebumen, Bea Cukai Cilacap bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen memberikan pendampingan kepada PT Agrominafiber Java Indonesia dan PT Mbakyu Klenteng Indonesia pada 30 April 2026.

PT Agrominafiber Java Indonesia dikenal sebagai perusahaan kerajinan berbasis serat alam seperti pelepah pisang dan pandan, sedangkan PT Mbakyu Klenteng Indonesia memproduksi makanan olahan seperti baby fish chips, klanting, dan manisan bengkuang yang memiliki potensi ekspor.

Kepala Kantor Bea Cukai Cilacap, Shinta Dewi Arini, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan UMKM tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan ekspor.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi UMKM, mulai dari pemenuhan regulasi hingga peningkatan kapasitas usaha, agar mereka siap bersaing di pasar global,” ujarnya.

Bea Cukai mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk lokal yang memiliki kualitas serta daya saing global. Di sisi lain, para pelaku UMKM juga didorong untuk tidak ragu memanfaatkan layanan asistensi dan Klinik Ekspor yang tersedia di kantor-kantor Bea Cukai.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, pelaku usaha diharapkan dapat memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta membawa komoditas unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar internasional dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Azzam Putra

Recent Posts

ENAM TAHUN TAK KUNJUNG DIREALISASIKAN, AZAS TIGOR DESAK PEMERINTAH SEGERA BERLAKUKAN CUKAI MBDK

Timredaksi.com, Jakarta — Perlindungan kesehatan masyarakat tak boleh terus tertunda. Pemerintah didesak segera memberlakukan regulasi…

1 day ago

DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN

Timredaksi.com, Bandung — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menerima kunjungan peserta Kuliah Kerja…

2 days ago

Anamcara Hotel Gelar Sesi Yoga dan Diskusi Kesehatan Perimenopause

  CIANJUR - Anamcara Hotel menggelar kegiatan kebugaran bertajuk Yoga at Anamcara pada Selasa (20/10/2026).…

3 days ago

Nalar Komunikasi Dialogis: Membongkar Hegemoni Instrumental dan Mengurai Kebuntuan di Tengah Krisis Kelompok

  Oleh: Ilham Ramadhan - Guru Ahli Pertama ​Paradoks terbesar dalam peradaban modern adalah bahwa…

3 days ago

DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak

Timredaksi.com, Demak — Demak Corruption Watch (DCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelaah sejumlah…

3 days ago

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi Oleh: Fani Ruusul Masail (Dosen Hukum Institut Al…

3 days ago