News

Arab Saudi Buka Pintu Umrah untuk Indonesia, Penyelenggara Ucapkan Syukur

Timredaksi.com – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali membuka pelaksanaan ibadah umrah setelah delapan bulan tertutup akibat pandemi covid-19 sejak Februaru 2020 lalu. Arab Saudi juga telah membuka penerbitan visa umrah bagi warga negara Indonesia.

Pada hari Minggu (1/11/2020) kemarin, ratusan calon jamaah umrah Indonesia juga telah berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan umrah perdana di era new normal.

Direktur Utama PT Alharamain Jaya Wisata Tour and Travel KH Hafidz Taftazani mengaku sangat bersyukur atas dibukanya pintu umrah bagi jamaah internasional.

“Ini merupakan suatu usaha yang sangat mulia, baik dari Pemerintah Saudi Arabia, Pemerintah Indonesia maupun para penyelenggara,” ucap Kiyai Hafidz di Kantor Alharamain Jaya Wisata, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, dengan adanya umrah perdana ini, pemberangkatan ibadah umrah kedua, ketiga dan seterusnya akan mulai kelihatan sepak terjang serta perubahan aturan yang akan terjadi, baik di Indonesia maupun di Saudi.

Kiyai Hafidz mengatakan, keberangkatan umrah perdana didominasi oleh para penyelenggara karena para penyelenggara ingin tahu secara langsung dan merasakan bagaimana kondisi di Saudi Arabia.

“Tanpa adanya keberangkatan umrah perdana ini, orang masih meraba-raba. Sehingga yang berangkat ke sana itu terdiri dari dua kelompok, penyelenggara dan jamaah yang memang sudah ingin sekali ke sana,” ucapnya.

Menurut Kiyai Hafidz, para penyelenggara akan berdiskusi dengan partner-partner yang ada di Saudi Arabia mengenai banyak hal, salah satunya adalah tentang paket harga umrah di tengah covid-19, batasan usia, pembatasan jumlah jamaah dan lain sebagainya.

“Bagaimana penyelenggaraan dengan bintang 3, bintang 4 atau dengan VIP. Ini akan dibahas di sana,” katanya.

Kiyai Hafidz optimis, ibadah umrah dalam waktu dekat akan kembali normal setelah vaksin covid-19 diproduksi.

“Umrah juga nanti akan booming lagi seperti tahun-tahun lalu, kalau semua sudah siap, baik pemerintah Indonesia mauapun Saudi. Kalau vaksin sudah ada, orang tidak lagi kerepotan soal kesehatan. Itu juga sangat dinantikan oleh calon jamaah,” pungkasnya.

Azzam Putra

Recent Posts

Menhut Raja Juli: Penindakan Perusahaan Terlibat Karhutla Tak akan Berhenti

Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…

14 hours ago

BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Daerah dalam Memperbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…

3 days ago

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…

4 days ago

Neng Eem Ajak Masyarakat Cianjur Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Empat Pilar MPR RI

CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…

6 days ago

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…

1 week ago

Survei LKPI: Gerindra Pimpin Elektabilitas, PSI 4,3 Persen

Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…

1 week ago