Ekonomi

2 Menteri Trump Mundur Usai Penyerbuan ke Gedung Capitol

Dua menteri Amerika Serikat menyampaikan pengunduran diri usai penyerbuan massa pendukung Presiden Donald Trump ke gedung Capitol AS. Menteri Transportasi AS Elaine Chao mengatakan pada hari Kamis (7/1) waktu setempat bahwa dia mengundurkan diri karena penyerbuan ke Capitol oleh massa pendukung Trump tersebut.

Chao, yang menikah dengan Pemimpin Mayoritas Senat Republik Mitch McConnell, mengatakan itu adalah “peristiwa traumatis dan sepenuhnya dapat dihindari karena para pendukung presiden menyerbu gedung Capitol setelah acara publik yang dia hadiri.”

“Itu sangat mengganggu saya dengan cara yang tidak bisa saya kesampingkan,” imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/1/2021).

Beberapa anggota parlemen Demokrat menganggap pengunduran diri itu sebagai sikap. “Tikus-tikus meninggalkan kapal yang tenggelam,” kata Jackie Speier, anggota kongres asal California, di Twitter.

Beberapa saat kemudian, Menteri Pendidikan Betsy DeVos menjadi anggota kedua kabinet Trump yang mengundurkan diri karena serangan massa di Capitol AS. Dia menyebut Trump telah membantu menghasut kekerasan.

“Perilaku itu tidak masuk akal bagi negara kita. Tidak salah lagi dampak retorika Anda terhadap situasi ini, dan itu adalah titik balik bagi saya,” kata DeVos dalam sebuah surat kepada Trump yang diterbitkan di beberapa media AS.

Setidaknya sekitar setengah lusin pejabat AS telah mengumumkan pengunduran diri mereka dari pemerintahan Trump dalam waktu kurang dari 24 jam usai penyerbuan ke Capitol.

Sebelumnya Kamis, mantan kepala staf Mick Mulvaney mengatakan dia berhenti dari jabatan diplomatiknya untuk memprotes kekerasan massa, yang didorong oleh Trump ketika dia berusaha untuk membalikkan kekalahannya dari Joe Biden dalam pilpres November 2020 lalu.

“Saya tidak bisa tinggal di sini, tidak setelah kemarin. Anda tidak bisa melihat itu kemarin dan berpikir saya ingin menjadi bagian dari itu dengan cara, atau bentuk apa pun,” kata Mulvaney kepada televisi CNBC.

Mulvaney, yang telah menjabat sebagai utusan khusus untuk Irlandia Utara, mengatakan bahwa dia telah memberi tahu Menteri Luar Negeri Mike Pompeo tentang pengunduran dirinya. (Intan/S:Detik.com)

Salsa Sabrina

Recent Posts

ENAM TAHUN TAK KUNJUNG DIREALISASIKAN, AZAS TIGOR DESAK PEMERINTAH SEGERA BERLAKUKAN CUKAI MBDK

Timredaksi.com, Jakarta — Perlindungan kesehatan masyarakat tak boleh terus tertunda. Pemerintah didesak segera memberlakukan regulasi…

3 days ago

DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN

Timredaksi.com, Bandung — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menerima kunjungan peserta Kuliah Kerja…

3 days ago

Anamcara Hotel Gelar Sesi Yoga dan Diskusi Kesehatan Perimenopause

  CIANJUR - Anamcara Hotel menggelar kegiatan kebugaran bertajuk Yoga at Anamcara pada Selasa (20/10/2026).…

4 days ago

Nalar Komunikasi Dialogis: Membongkar Hegemoni Instrumental dan Mengurai Kebuntuan di Tengah Krisis Kelompok

  Oleh: Ilham Ramadhan - Guru Ahli Pertama ​Paradoks terbesar dalam peradaban modern adalah bahwa…

4 days ago

DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak

Timredaksi.com, Demak — Demak Corruption Watch (DCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelaah sejumlah…

5 days ago

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi Oleh: Fani Ruusul Masail (Dosen Hukum Institut Al…

5 days ago