Jakarta, Timredaksi.com – Carrefour berencana membuka lowongan pekerjaan hingga untuk 15.000 pekerja milenial di Prancis mulai tahun depan. Lowongan ini hanya dibuka untuk ritel-ritel Carrefour di Prancis.
“Sekitar 750.000 anak muda memasuki pasar tenaga kerja setiap tahun. Selalu sulit bagi mereka untuk menemukan tempat mereka. Tahun ini, yang kita sebut sebagai ‘Generasi COVID-19’ sangat rumit. Pintu ditutup karena banyak perusahaan menghadapi kesulitan,” ujar CEO Carrefour Alexandre Bompard dikutip dari Reuters, Selasa (8/12/2020).
“Kami adalah pemberi kerja (Sektor swasta) nomor satu di Prancis. Kami tidak bisa tinggal diam. Saya telah memutuskan bahwa kami akan mempekerjakan 15.000 anak muda tahun depan, 50% lebih banyak dari biasanya, dan saya ingin 50% dari anak muda ini berasal dari lingkungan yang kurang mampu,” paparnya.
Adapun lowongan kerja yang dibuka bersifat kontrak jangka panjang dan magang. Sejauh ini, Carrefour telah mempekerjakan sebanyak 321.000 orang di seluruh dunia, di mana 105.000 di antaranya di Prancis.
Fokus Carrefour kali ini bukan sekadar membuka lowongan bagi anak muda saja, melainkan lebih menyasar kepada mereka yang kurang mampu. (*)
Luka, Kekuasaan, dan Warisan Khamenei Dalam Membaca Dunia Hari Ini Oleh : Farkhan Evendi (Ketum…
Timredaksi.com, Surabaya -- Indonesia hingga kini dinilai belum memiliki regulasi yang komprehensif yang secara khusus…
Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di…
Timredaksi.com, Jakarta –– Penanganan kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang melibatkan perselisihan antara Evi dan…
Timredaksi.com, Jakarta — Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Kali Angke melaksanakan kegiatan…
Timredaksi.com, Jakarta — Tokoh muda sekaligus Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…