Timredaksi.com – PBB menerima pemberitahuan resmi tentang penarikan pasukan Ukraina dari enam misi penjaga perdamaian Internasional.
“Ukraina memanggil pulang personelnya yakni 308 perwira militer dan polisi, serta menarik aset militernya berupa delapan helikopter MI-8 yang selama ini sudah menjaga perdamaian di Republik Demokratik Kongo dengan sangat baik. Kontingen Ukraina yang tersebar di berbagai negara konflik juga sudah ditarik mundur.” ujar Stephane Dujarric, juru bicara PBB (10/Mar/2022).
Ukraina membutuhkan personel militer dan helikopter untuk membantu menghentikan agresi Rusia. Selain Kongo, Pasukan Perdamaian PBB Ukraina juga menarik semua pasukannya yang tersebar di Mali, Siprus, Kosovo, dan wilayah Abyei (Sudan Selatan).
Stephane Dujarric menekankan bahwa Ukraina memainkan peran besar dalam menyediakan transportasi militer dan kendaraan angkut sipil.
Sekarang, PBB sedang bernegosiasi dengan negara lain untuk mengakomodasi kekurangan aset berharga ini.
Sejak 1991, sekitar 42 ribu tentara Ukraina telah berjasa mengambil bagian penting dalam 25 operasi penjaga perdamaian di bawah naungan PBB.
Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…
Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…
Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…
Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…
Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…
Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…