News

Tikam Jukir Pakai Parang hingga Tewas, 6 Orang di Makassar Dibekuk Polisi

Jakarta, Timredaksi.com – Polisi menangkap enam orang yang menikam seorang pria yang berprofesi sebagai juru parkir di kota Makassar, Sulsel, hingga meninggal dunia. Dalam melakukan aksinya pelaku berjumlah belasan orang, sedangkan dua orang yang telah ditangkap merupakan pelaku utama.

“Jadi dengan adanya laporan masyarakat bahwa adanya terjadi penikaman di satu orang warga di daerah waduk Antang Kecamatan Manggala, kami tadi Jatanras Polrestabes Makassar bersama Polsek Manggala dan di-backup oleh Resmob Polda Sulsel, berhasil mengamankan 6 orang tersangka yang 6 orang tersangka itu terdapat dua pelaku utama, tetapi kami masih mencari beberapa nama hasil dari interogasi dari tersangka yang telah diamankan,” ujar Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto, pada Kamis (29/7/2021).

Penangkapan terhadap para pelaku dilakukan oleh tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polda Sulsel, dan Polsek Manggala. Pelaku dibekuk masing-masing di lokasi yang berbeda-beda di kota Makassar, pada Kamis (29/7) dini hari, setelah menerima informasi penyerangan yang menyebabkan korban meninggal dunia di sekitar kawasan Waduk Antang, pada Rabu (26/7) petang.

BACA JUGA: 

Berdasarkan interogasi, kedua orang pelaku utama yang dibekuk ini berperan membacok korban dan satunya lagi melempari korban dengan batu. Akibat peristiwa itu, korban diketahui meninggal dunia di lokasi.

“Untuk kedua orang itu, yang tersangka pertama melakukan memarang ke daerah wajah dari korban dan yang kedua melempari korban dengan batu. Pada akhirnya korban meninggal dunia di tempat, korban hanya 1 orang,” kata Afhi.

Penyerangan terhadap korban ini diakui para pelaku lantaran mereka dendam. Pasalnya, sebelum kejadian itu rekan-rekan dari korban dituding mengeroyok salah satu rekan pelaku.

“Motifnya saat kami interogasi dari tersangka yang kami amankan bahwa sebelumnya tersangka ini merasa diserang dari teman-teman korban, sehingga segerombolan tersangka menyerang balik si korban yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Afhi.

BACA JUGA:

Selain membekuk pelaku, anggota juga turut melakukan penyitaan barang bukti berupa sepeda motor dan senjata tajam pelaku. “Barang bukti yang diamankan sejumlah motor, lalu ada 3 buah senjata tajam berupa 1 parang dan 2 badik,” tutur Afhi.

Hingga kini, anggota pun masih terus mengejar rekan-rekan pelaku yang berjumlah belasan orang saat melakukan penyerangan. Polisi juga telah mengantongi identitas pelaku berdasarkan hasil interogasi dari rekan pelaku yang tertangkap.

“Proses lebih lanjut dalam pengembangan untuk mencari tersangka yang lain yang telah disebut tersangka yang sudah kami amankan,” pungkas Afhi. (Ham/Detikcom)

Hamizan

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

5 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago