Jakarta – Setelah sebulan lebih menjalani karantina mandiri di rumah, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Syam dinyatakan positif Covid-19 pada 12 Maret dan dipastikan sembuh pada 24 April. Menurutnya, karantina mandiri dilakukan karena tidak ada rumah sakit yang menerima karena semua penuh. Apalagi saat itu belum ada RS khusus Corona yang dibuka seperti di Wisma Atlet di Kemayoran.
“Saya baru saja mengalami krisis antara hidup dan mati. Memang tidak sampai mengalami hilang kesadaran,” ucapnya.
Selama menjalani karantina mandiri di rumah, ia menjelaskan bahwa dirinya menerapkan prosedur ketat supaya tidak menulari anggota keluarga yang lain.
“Saya hanya di kamar sampai dinyatakan negatif oleh cek PCR,” tutur Direktur Utama Patuna Tour and Travel.
Selama sakit, ia merasakan demam tinggi, sulit menarik nafas panjang, serta batuk. Ia pun berupaya bangkit dan sembuh dari Covid-19 dengan cara meminum obat turun panas, obat batuk serta multivitamin untuk meningkatkan imunitas.
Timredaksi.com, Jakarta - Untuk mempersiapkan, memperkuat, dan membekali manajemen rumah sakit agar mampu bertahan serta…
Timredaksi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kemiskinan terus diwariskan dari…
Timredaksi.com, Jakarta - Komunitas konservasi internasional menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat posisinya…
Timredaksi.com, Jakarta - Langkah taktis yang digagas oleh Syamsul Bahri Kabiro Iklan & Promosi Media…
Timredaksi.com, Jakarta - Upaya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memperkuat konservasi gajah melalui Instruksi Presiden…
Timredaksi.com, Jakarta – Carut-marut penyelenggaraan ibadah umrah yang masih terjadi di Indonesia dinilai tidak lepas…