Ekonomi

Strategi Pemerintah Bila Skenario Terburuk Corona Terjadi

Jakarta, Timredaksi.com – Rekor demi rekor kasus baru COVID-19 di Indonesia pecah terus. Terakhir ada 31.189 kasus baru. Bila kondisi terus memburuk, pemerintah akan menjalankan skenario strategis agar rakyat selamat.

“Sekarang kami sudah buat skenario gimana kalau kasus ini 40 ribu. Jadi kita sudah hitung worst-case scenario, lebih dari 40 ribu. Bagaimana tadi suplai oksigen, bagaimana suplai obat, bagaimana suplai rumah sakit, semua sudah kami hitung,” kata Koordinator PPKM Darurat dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual, Senin (6/7) kemarin.

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia sendiri masih mampu menangani situasi pandemi virus Corona. Bila kasus baru mencapai 40 ribu dalam sehari (tentu saja tidak ada yang ingin itu tidak terjadi) maka pemerintah bakal minta bantuan pihak lain.

“Tapi kalau kasus ini lebih nanti daripada 40 ribu, 50 ribu, kita tentu akan membuat skenario siapa yang akan kita nanti minta tolong dan sudah mulai kita kerucut itu semua. Oksigen sampai hari ini kami hitung sudah dibuat skenario oleh tim itu bisa sampai 5 ribu, mungkin malah paling jelek kita sudah bikin sampai 60-70 ribu kasus per hari. Tapi kita tidak berharap itu terjadi karena teman-teman polisi, TNI, saya kira sudah melakukan penyekatan yang cukup baik,” ujar Luhut.

Minta bantuan luar negeri

Skenario konkretnya bila kasus semakin memburuk tembus 40 ribu, maka Indonesia akan meminta bantuan luar negeri. Negeri Singa di seberang Riau dan Negeri Tirai Bambu di utara bakal dimintai tolong oleh Indonesia bila itu terjadi.

“Kalau ada yang bilang tadi perlu bantuan dari luar kita juga sudah komunikasi dengan Singapura, kita komunikasi juga dengan Tiongkok, dan komunikasi dengan sumber-sumber lain,” kata Luhut.

DPR merespons. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai langkah meminta bantuan legeri sah-sah saja. Namun demikian, yang perlu dilakukan saat ini adalah membenahi masalah dalam negeri terkait penanganan COVID-19, yakni masalah penimbunan obat dan alat kesehatan. Gencarkan produktivitas pabrik farmasi. Namun bila semua sudah benar dan Indonesia tetap terus-terusan dihajar COVID-19, lambaikan tangan ke luar negeri.

“Kalau memang keadaannya begini, tidak perlu malu-malu. Contohnya minta tolong itu segera dari negara-negara yang menghasilkan vaksin untuk mengirim vaksin,” ujar Dasco kepada wartawan.

Ketua DPP Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mendukung bila itu merupakan satu-satunya jalan dalam kondisi mendesak. Namun kini, pemerintah perlu memastikan PPKM Darurat berjalan secara disiplin.

“Kalau sampai diperlukan, kita dukung pemerintah memberlakukan darurat sipil medis atau martial law medical, untuk penegakan disiplin publik oleh otoritas militer, bila masih banyak kasus terjadi karena abai terhadap PPKM darurat ini,” ujar Bobby.

PKS, partai oposisi di DPR, justru menyoroti sikap Indonesia sebelum COVID-19 mengamuk selama sekitar setengah bulan belakangan. Dulu, Indonesia pernah gagah sekali mengirim oksigen ke India. Kini, Indonesia butuh oksigen. Rencana minta bantuan ke luar negeri juga sudah mulai dibicarakan kini.

“Kemarin sudah bagus kita mengirim gas oksigen ke India. Masak sekarang kita ingin impor. Padahal bibir kita belum kering benar membahas masalah itu,” kata anggota DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto. (Salsa/Detik.com)

Hamizan

Recent Posts

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara

Harmoninews.com, Jakarta — Puluhan tokoh, aktivis, akademisi, dan advokat berkumpul di sebuah restoran di kawasan…

4 days ago

BP BUMN Perkuat AirNav Indonesia untuk Keselamatan Penerbangan Nasional

Timredaksi.com, Jakarta — Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, didampingi Deputi Bidang Fasilitasi…

1 week ago

UP PKB Kedaung Angke resmi terapkan sistem Full Cycle Kemenhub, tingkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan uji kendaraan bermotor di Jakarta

Timredaksi.com, Jakarta – Transformasi digital di sektor transportasi terus bergulir. Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor…

1 week ago

Advokat Jakarta Ini Tawarkan Model Perlindungan Hukum Tripartit dan Peraturan Pemerintah Baru demi Lindungi 65 Juta UMKM di Era Digital

Timredaksi.com, Jakarta — Shri Hardjuno Wiwoho, S.H., M.M., advokat dan praktisi hukum asal Jakarta, resmi…

1 week ago

Integritas MA lagi Trend.Pimpinan MA segera wujudkan Integritas dalam penyelesaian konflik lahan Luwuk Sulteng, Pesan Ketum FORSIMEMA-RI

Timredaksi.com, Jakarta -- Mewujudkan integritas bukan hanya soal retorika di ruang sidang, melainkan aksi nyata…

2 weeks ago

Menteri Ekraf Lantik Jajaran Pejabat Kemenekraf, Tegaskan Jaga Integritas dan Loyalitas

Timredaksi.com, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, melantik Pejabat…

2 weeks ago