Timredaksi.com – Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi ikut berkomentar seputar ramainya spanduk bertuliskan ‘Rela Bersimbah Darah untuk Kepulangan Habib Rizieq’ yang bertebaran di sejumlah titik.
Ari memprediksi ramainya spanduk tersebut mempunyai tujuan tertentu.
Di antaranya bertujuan untuk menjaga agar semangat para pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu tidak kendor bersikap kritis terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
“Poster-poster penyambutan Rizieq hanyalah strategi menjaga semangat pendukung Rizieq untuk tidak kendor bersikap kritis terhadap rezim Jokowi,” ujar Ari kepada jpnn.com, Kamis (29/10).
Dosen di Universitas Indonesia ini juga memperkirakan Habib Rizieq belum akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat.
Menurut pembimbing program doktoral di pascasarjana Universitas Padjajaran ini, Habib Rizieq baru akan pulang ke Indonesia, setelah ada pengumuman resmi dari pihak Kerajaan Arab Saudi.
“Untuk kepulangan Habib Rizieq ke tanah air, saya masih belum yakin sepanjang pihak Kerajaan Arab Saudi belum mengumumkan resmi status petinggi FPI itu,” katanya.
Hal lain yang mungkin menghambat kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, sejumlah permasalahan hukum. Ari menilai hal-hal tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Jadi, sejumlah kasus masih menghadang kepulangan Rizieq ke Jakarta. Saya kira hal-hal tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu,” pungkas Ari. (Putra/S:Jpnn)
Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…
Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…
Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…