Categories: AgamaFeaturedNews

Quraish Shihab: Tak Dibenarkan Menolak Penguburannya Jenazah Virus Corona

Timredaksi.com – Kasus penolakan jenazah COVID-19 yang terjadi dibeberapa daerah mengundang rasa prihatin banyak orang, termasuk ulama ahli tafsir KH Quraish Shihab. Ulama ini mengingatkan soal empati dan sikap jika ada seseorang yang meninggal dunia.

“Apakah anda atau keluarga anda yang bisa jadi mengalami hal serupa rela diperlakukan seperti ini. Ukurlah diri anda ketika memperlakukan orang lain,” kata KH Quraish Shihab dalam Kelas.mu Belajar Live, Menolak Jenazah dalam Pandangan Agama dan Sisi Kemanusiaan yang dipandu Alissa Wahid pada Minggu (12/4/2020).

Selain empati, agama juga mengajarkan sikap baik pada orang yang telah meninggal. Mereka yang masih hidup harus menghormati jenazah dan menguburkan secepatnya. Penguburan terkait proses penciptaan manusia yang berasal dari tanah, dikembalikan ke tempat yang sama, hingga nanti menghadap pada Allah SWT.

Prinsip proses penguburan jenazah adalah tidak boleh ada penundaan. Menurut KH Quraish Shihab, orang yang berperang melawan Nabi Muhammad SAW saja ketika meninggal harus segera dikubur. Artinya, tidak ada alasan menahan proses pemakaman, termasuk untuk jenazah COVID-19.

Mereka yang meninggal karena infeksi virus corona kedudukannya lebih khusus lagi karena dinilai syahid. Kedatangan mereka telah dinanti malaikat sehingga tidak wajar ketika dihalangi saat harus dikubur.

“Kita lihat tidak ada alasan untuk menghalangi setelah semua protokol dan cara yang ditentukan agama serta kesehatan terpenuhi. Jadi sikap menghalangi atau apapun namanya tidak bisa dibenarkan,” kata KH Quraish Shihab dalam acara yang disiarkan melalui link YouTube GUSDURian TV.

Menghalangi atau menolak penguburan jenazah COVID-19 terasa menyakitkan bagi keluarga yang ditinggi. Tindakan tersebut terasa lebih menyakitkan jika jenazah berjasa pada penanganan COVID-19. Perlakuan penolakan atau menghalangi penguburan tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan dan tuntunan agama.

Rasa takut dan khawatir terinfeksi virus corona tidak jadi alasan menghalangi atau menolak jenazah COVID-19. Rasa takut adalah ekspresi yang wajar, namun ada saat dan cara yang tepat untuk menghindarinya.

“Menghalangi penguburan jenazah tidak tepat. Karena itu, bertanyalah pada yang paham. Tidak lantas mengambil sikap yang mencederai hati dan keluarga korban,” kata KH Quraish Shihab.

Pengetahuan dari yang paham menjadi dasar untuk bersikap baik dan menghormati jenazah COVID-19. Selain tidak menghalangi proses penguburan, sikap selanjutnya adalah membantu keluarga yang ditinggalkan. Keluarga tersebut harus didoakan supaya tetap kuat dan ikhlas, bukannya dikucilkan atau mendapat perlakuan buruk.

admin

Recent Posts

4,4 Juta Pelaku Retail dan e-Commerce Dorong Kebutuhan Produk dan Supplier Baru, Global Sources Indonesia Kembali Hadir di JICC Senayan

Timredaksi.com, Jakarta – Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumen Indonesia akan pilihan produk yang semakin beragam,…

3 days ago

PENGURUS NASIONAL DAN DKI JAKARTA BMI HADIR DAN RAMAIKAN PUNCAK HUT KE-25 PARTAI DEMOKRAT DI GBK

Timredaksi.com, Jakarta – Pengurus Nasional Bintang Muda Indonesia (BMI) bersama jajaran pengurus BMI DKI Jakarta…

5 days ago

Ahli Pidana Tegaskan Penolakan MKN Provinsi Maluku Utara Berlaku Mutlak. Pemeriksaan Terhadap Notaris Lily Masita Tomasoa Tidak Sah Berdasarkan Hukum

Timredaksi.com, Jakarta - Sidang lanjutan perkara Praperadilan Nomor 140/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada…

5 days ago

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni memperkuat gerak cepat penyelamatan satwa liar untuk…

6 days ago

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung melakukan penyegelan di lokasi yang…

6 days ago

Ketum FORSIMEMA: Masyarakat Kenang Kemajuan Pesat Masa Kepemimpinan Taufan Pawe

Timredaksi.com, Parepare - Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (FORSIMEMA) melakukan kunjungan kerja ke…

7 days ago