Ekonomi

PT NUSATAMA BERKAH TBK. (NTBK) MELEBARKAN SAYAP KE PASAR EKSPOR DAN TERUS BERKEMBANG DI INDUSTRI PEMBUATAN TRUK

Siaranindonesia.com – PT Nusatama Berkah Tbk. (NTBK), produsen kendaraan khusus (Special Vehicle) terkemuka, dan perusahaan fabrikasi baja yang berbasis di Indonesia, dengan bangga mengumumkan pencapaian, tonggak sejarah, dan pertumbuhan yang berkelanjutan di industri ini.

NTBK baru-baru ini mendapatkan kontrak prestisius untuk merancang, membangun, dan memfabrikasi tiga dari total komitmen sepuluh unit Trailer Vakum berkapasitas 22.000 ltr, menandai peluncuran pertama perusahaan ke pasar ekspor.

Trailer tersebut akan diekspor ke Papua Nugini dan digunakan di site Caution Bay, sekitar 20km utara dari Port Moresby, sebagai kendaraan support pengangkut NAF Slurry dari Terminal PNG LNG Exxon Mobil. Pencapaian yang signifikan ini memantapkan keahlian dan komitmen NTBK untuk memberikan kualitas yang luar biasa.

Perusahaan bangga dipilih oleh HBS Machinery Ltd. dan Trans Wonderland Limited, mitra transportasi Exxon Mobil di PNG, untuk proyek penting ini. Kontrak tersebut terdiri dari total sepuluh unit yang akan dikirim tahun ini dan berkontribusi pada pengembangan besar-besaran terminal LNG PNG dengan kapasitas 11mtpa.

NTBK memegang sertifikasi ISO 9001:2015, yang menegaskan dedikasinya untuk menjaga standar kualitas internasional. Komitmen perusahaan terhadap keunggulan semakin digarisbawahi oleh statusnya sebagai pembuat bodi truk resmi untuk merekmerek terkenal seperti Mercedes-Benz, UD Trucks, dan MAN Truck.

NTBK bangga dengan beragam produk berkualitas tinggi, antara lain Dump Truck,Trailer, Side Dump Trailer, Mixer, Water Truck, Fuel Truck, dan Coal Chain Conveyor Systems. Yang membedakan NTBK dari para pesaingnya adalah komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap kualitas.

Badan truk perusahaan terkenal karena keahlian, keandalan, dan daya tahannya yang luar biasa. Selain itu, NTBK menawarkan solusi yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik pelanggannya, memastikan kepuasan maksimal dan efisiensi operasional.

Tidak hanya unggul dalam pembuatan bak truk, NTBK telah berhasil mengembangkan sistem konveyor batubara yang canggih, yang semakin memperluas portofolio produknya. Pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan kemampuannya untuk memberikan solusi komprehensif bagi sektor pertambangan dan industri.

“Kami bangga dengan tonggak penting yang telah kami capai dan pertumbuhan berkelanjutan kami sebagai pembangun bodi truk terkemuka di Indonesia,” kata Felik

Widyo Makuprathowo, Project Director dari NTBK. “Komitmen kami untuk menjadi bagian dari perkembangan sector industry asli Indonesia, untuk Indonesia dan Dunia tetaplah terjaga, kami yakin kami mampu memberikan kualitas luar biasa, kepuasan pelanggan, dan solusi inovatif tetap menjadi inti bisnis kami.”

Salsa Sabrina

Recent Posts

Menhut Raja Juli: Penindakan Perusahaan Terlibat Karhutla Tak akan Berhenti

Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…

17 hours ago

BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Daerah dalam Memperbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…

3 days ago

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…

4 days ago

Neng Eem Ajak Masyarakat Cianjur Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Empat Pilar MPR RI

CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…

6 days ago

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…

1 week ago

Survei LKPI: Gerindra Pimpin Elektabilitas, PSI 4,3 Persen

Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…

1 week ago