Jakarta – Seorang pria di India mengaku menghabiskan 4.000 dollar AS, atau sekitar Rp 58,2 juta, untuk mendapatkan masker emas agar dia terlindugi dari virus corona.
Shankar Kurhade, pengusaha dari Pune, menceritakan penutup wajah itu berbobot sekitar 60 gram, dengan pembuatannya butuh waktu delapan hari.
“Benda ini adalah masker tipis dan mempunyai pori-pori kecil yang bisa membantu saya bernapas,” jelas Kurhade dilansir AFP.
Si pengusaha mengaku tidak yakin jika masker emas itu bisa melindunginya dari virus corona. “Tapi, saya mengambil langkah perlindungan,” kata dia.
Lebih lanjut, pria 49 tahun itu mengungkapkan ketika keluar rumah, dia senang menghiasi diri dengan perhiasa emas hingga mencapai satu kilogram.
Diwartakan Sabtu (4/7/2020), perhiasa yang melekat di tubuhnya itu melingkupi cincin yang melingkar di jari kanan, gelang, dan kalung.
Kurhade, yang usahanya adalah membuat gudang untuk industri, mengisahkan mendapat ide itu saat membaca berita ada pria yang membuat masker dari perak.
Dia menuturkan setelah benda itu jadi, dia memakainya ke mana-mana, dan memukau khalayak saat dia belanja di sebuah supermarket.
“Orang-orang kemudian ingin berfoto dengan saya,” ucap Kurhade, di mana pernyataannya itu terjadi di tengah upaya India menekan virus corona.
New Delhi mewajibkan masker di ruang publik, setelah wabah itu menginfeksi 650.000 orang dan emmbunuh 18.600 di antaranya.
Timredaksi.com, Jakarta - Sejumlah warga bersama pengurus Forum RT/RW di wilayah Pademangan menyampaikan aspirasi penolakan…
Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian menjadi saksi hadirnya Fatwa No. 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…
Timredaksi.com, Jakarta - Penobatan La Ode Muhammad Djafar, S.H. sebagai Sultan Buton ke-39 memang merupakan…
Timredaksi.com, Jakarta-Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai Demokrat yang berfokus pada pengembangan kader muda,…
Timredaksi.com, Jakarta — Fenomena individu transgender atau waria yang tampil di ruang publik sebagai ustadzah…
Timredaksi.com, Labuan Bajo – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia (DPN TMI), Don…