News

Pernyataan Sikap Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap TUHAN YME INDONESIA Terkait Perusakan Rumah Warga Penghayat Kepercayaan Lalang Rondor Malesung (LAROMA)

PERNYATAAN SIKAP
MAJELIS LUHUR KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YME INDONESIA
TERKAIT PERUSAKAN RUMAH WARGA PENGHAYAT KEPERCAYAAN
LALANG RONDOR MALESUNG (LAROMA)
No. 045/DMP-IV/K.1/VI/2022

Salam Rahayu.
Terkait perusakan rumah warga penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan
YME Lalang Rondor Malesung di Minahasan Selatan, dengan ini Majelis
Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Indonesia (MLKI) menyampaikan
pernyataan sikap sebagai berikut :

1. MLKI sangat menyesalkan terjadinya perusakan rumah warga penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Lalang Rondor Malesung (LAROMA) pada tanggal 21 dan 22 Juni 2022 di Desa Tondei Dua, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang warga masyarakat sekitar hanya berdasarkan desas-desus yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Hal in telah menciderai toleransi atas keberagaman keyakinan di Indonesia yang dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945. MLKI berharap agar pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas tindakan kriminal para pelaku perusakan rumah warga Penghayat Kepercayaan LAROMA dan memproses sesuai hukum yang berlaku, agar kejadian intoleransi dan main hakim sendiri tidak terjadi lagi.

2. MLKI sebagai wadah bagi penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME di
Indonesia perlu menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 175 organisasi
Kepercayaan Terhadap Tuhan YME yang telah terinventarisasi di Direktorat
Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat, Dirjen Kebudayaan,
Kemdikbudristek, dimana salah satunya adalah LAROMA yang telah terinventarisasi pada tahun 2021. Sebelum mendapatkan tanda inventarisasi dari pemerintah, MLKI telah melakukan verifikasi terkait ajaran LAROMA, dimana ajarannya merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia yang hanya menyembah Tuhan Yang Maha Esa. LAROMA tidak eksklusif dalam kegiatannya dan telah memaparkan ajarannya kepada pemerintah maupun berbagai pihak yang ingin mengetahui. Namun karena stigma yang salah terhadap Kepercayaan Terhadap Tuhan YME yang terus berkembang di masyarakat sejak jaman penjajahan untuk mengeliminir keberadaan dan perkembangan penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME, sehingga Kepercayaan Terhadap Tuhan YME selalu dikonotasikan sebagai aliran animism, dinamisme, menyembah setan, sesat, dan mistik.

3. MLKI menghimbau kepada para penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME khususnya penghayat Kepercayaan LAROMA untuk tetap bersabar dalam menyikapi kejadian ini, dengan bertindak sesuai norma sosial dan hukum yang berlaku di Indonesia. Kepada pengurus organisasi LAROMA agar bekerja sama dengan MLKI Provinsi Sulawesi Utara untuk terus menjalin hubungan baik dan melakukan dialog-dialog dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten, serta Lembaga masyarakat lintas agama/kepercayaan untuk menjelaskan tentang keberadaan dan ajaran Kepercayaan Terhadap Tuhan YME pada umumnya serta LAROMA pada khususnya. Dengan komunikasi dan dialog, maka diharapkan dapat membuka wawasan dan kesadaran dalam memahami dan menghormati nilainilai luhur yang diwariskan oleh leluhur bangsanya sendiri.

4. Keberadaan Penghayat Kepercayaan telah dilindungi oleh konstitusi yaitu Pancasila sila pertama, UUD 1945 Pasal 29, UU HAM, UU Administrasi Kependudukan, UU Pemajuan Kebudayaan dan Keputusan Mahkamah Konstitusi. Oleh karenanya, MLKI menghimbau kepada para tokoh agama/kepercayaan, tokoh masyarakat, pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, mari kita kenali nilai-nilai luhur spiritual dan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur bangsa Indonesia dan saling menghormati keberagaman suku, agama/kepercayaan, ras dan golongan sesuai semboyan bangsa Bhineka Tunggal Ika, agar bangsa Indonesia semakin damai, bersatu dan maju.

Rahayu Rahayu Rahayu

Salsa Sabrina

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

6 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago