Featured

Penjelasan PWNU Jabar Perihal Adanya Gugatan Hasil Konfercab NU Cianjur

 

TIMREDAKSI.COM, CIANJUR – Konfercab ke-XVIII PCNU Cianjur telah selesai digelar. Namun, muncul gugatan dari salah satu pihak yang mempertanyakan hasilnya.

Gugatan tersebut mendapat perhatian dan tanggapan dari KH Ahmad Dasuki, Sabtu (28/05/2022), selaku pimpinan sidang Konfercab ke-XVIII PCNU Cianjur dari PWNU Jawa Barat. Berikut penuturannya:

1. Pimpinan sidang Konfercab NU Cianjur, khususnya saat Pleno ke-4 pemilihan Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah sudah sesuai dengan apa yang diatur dalam AD/ART NU, Peraturan Perkumpulan NU dan Tata Tertib Persidangan.

2. Pemilihan anggota AHWA dan kemudian dilakukan musyawarah diantara anggota AHWA hingga terpilih Rois Syuriyah, sesuai dengan tata aturan yang ada dan berjalan lancar.

3. Saat memasuki tahapan pemilihan Ketua Tanfidziyah, pimpinan sidang membacakan persyaratan calon ketua Tanfidziyah dan beberapa hal yang terkait dengan teknis pemilihan. Setelah itu disepakati dilanjutkan untuk penjaringan bakal calon, yang sesuai tatib disepakati minimal 9 suara untuk bisa melanjutkan sebagai calon Ketua Tanfidziyah.

4. Sebelum dilakukan pemungutan suara terlebih dahulu diperlihatkan pada musyawirin bahwa kotak kertas suara dalam keadaan kosong.
Setelah 32 MWC NU selesai memberikan suaranya pada putaran pertama, pimpinan sidang meminta 2 perwakilan MWC untuk menjadi saksi penghitungan suara.

5. Satu persatu kertas suara dibacakan oleh H. Husni Mubarok sebagai anggota pimpinan sidang, disaksikan oleh 2 perwakilan MWC dan pimpinan sidang lainnya.

6. Pada putaran pertama muncul dua nama yang memenuhi ambang batas minimal 9 suara untuk menjadi calon (KH Dadang dan Kiai Deden Utsman)

7. Sesuai dengan AD/ART NU, proses selanjutnya pimpinan sidang meminta persetujuan Rois Syuriyah terpilih untuk kedua calon tersebut. Kemudian Rois Syuriyah terpilih menyetujui keduanya untuk maju pada putaran kedua.

8. Sebelum pemungutan suara pada putaran kedua dimulai, pimpinan sidang memperlihatkan pada musyawirin bahwa kotak suara dalam keadaan kosong.

9. Setelah 32 MWC NU selesai memberikan suaranya pada putaran kedua, pimpinan sidang meminta 2 perwakilan MWC (yang berbeda dari saksi perwakilan MWC pada putaran pertama) untuk menjadi saksi penghitungan suara.

10. Satu persatu kertas suara dibacakan oleh H. Husni sebagai anggota pimpinan sidang, disaksikan oleh 2 perwakilan MWC dan pimpinan sidang lainnya.

11. Dari hasil penghitungan tahap kedua diperoleh hasil Kiai Deden 16 Suara, KH Dadang 15 dan 1 suara abstain.

12. Terkait adanya keberatan soal adanya kode penulisan pada nama calon yang diduga tidak ada dalam penghitungan, kami tidak berasumsi berdasarkan pengakuan tapi berpatokan pada hasil dari pembacaan kertas suara yang disaksikan oleh 2 orang saksi dan pimpinan sidang lainnya.

13. Sedangkan terkait penulisan nama calon dalam kertas suara, sudah disepakati sebelumnya pada Tata Tertib yaitu dengan menuliskan nama secara jelas tidak ambigu. Sehingga ketika muncul penulisan 2 nama yang berbeda atau lebih dalam satu kertas suara maka dianggap tidak sah.

14. Demikian penjelasan ini semoga maslahat untuk semuanya.

admin

Recent Posts

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Timredaksi.com, Denpasar – Sebanyak 1.476 Patriot Muda Indonesia siap diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi, terutama…

15 hours ago

350 Buruh Terkena PHK, Dampak Perang Global Makin Terasa

Timredaksi.com, Depok – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang selama ini dikhawatirkan kalangan buruh mulai…

15 hours ago

Peremajaan Armada Kapal Pelni, Harus Mendapatkan Perhatian Khusus di Era Pemerintahan Prabowo Gibran

Timredaksi.com, Jakarta - Peremajaan armada kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memang sudah sepatutnya menjadi…

16 hours ago

Satpelhub Gambir Klarifikasi Video Viral Penindakan Parkir Liar di Jalan Tanah Abang 1

Timredaksi.com, Jakarta – Satuan Pelaksana Perhubungan (Satpelhub) Kecamatan Gambir memberikan klarifikasi terkait video yang viral…

19 hours ago

Fundamental Ekonomi Indonesia Terjaga Baik, Sinergi Fiskal-Moneter Diperkuat Jaga Stabilitas Rupiah

Timredaksi.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia berada…

20 hours ago

Budidaya Sidat Nusakambangan Bekali Warga Binaan dan Hidupkan Ekonomi Warga

Timredaksi.com, Jakarta -- Pulau Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai tempat pengasingan kini menumbuhkan harapan…

20 hours ago