News

Pengakuan Sukmawati Soekarnoputri Usai Anut Hindu, Mengejutkan

Timredaksi.com – Topik pindah agamanya Sukmawati Soekarnoputri hingga hari ini tampaknya masih menjadi perbincangan masyarakat.

Seperti diketahui, sbelumnya, putri dari Soekarno itu menganut agama Islam sebelum kemudian berpindah menganut Hindu.

Kendati demikian, diinformasikan bahwa ia sebenarnya telah sejak lama alias bertahun-tahun mempelajari agama Hindu.

Dalam ceritanya, sebagaimana dilansir terkini.id dari Herstory pada Minggu, 31 Oktober 2021, ibu tiga anak itu mengaku kerap melihat The Soekarno Center Arya Wedakarna pergi ke Pura dan memperhatikan cara umat Hindu bersembahyang.

Lantaran hal tersebut, Sukmawati kemudia mengatakan dirinya kerap diajak untuk bersembahyang di Pura bersama Arya.

Melihat tokoh asal Bali itu bersembahyang, rupanya membuat Sukmawati menilai jikalau Arya adalah pemuda yang religius.

Sukmawati mengatakan, Arya tak pernah memaksa dirinya untuk ikut bersembahyah di Pura Hindu.

Namun, sejak saat itu, ia justru tertarik untuk mempelajari tata cara sembahyang umat Hindu lebih dalam.

Tak sampai di situ, Sukmawati Sukarnoputri juga katanya seakan menemukan kedamaian saat melakukan sembahyang umat Hindu. Menurutnya, cara sembahyang umat Hindu lebih meresap di jiwa.

“Ibu senang belajar beberapa agama, seperti apa sih cara sembahyangnya, cara berdoanya,” tuturnya.

“Jadi, apalagi yang juga sebagian mengalir di leluhur Ibu ini. Ya, itu ingin tahu cara sembahyang Hindu Bali itu seperti apa, oh rupanya lebih bisa meresap di jiwa Ibu gitu.”

Namun, rupanya pengakuan Sukmawati Soekarnoputri itu membuat banyak masyarakat merasa geram.

“Sukmawati, silahkan yahudi, atau nasroni atau hindu gpp, islam g ada paksaan…., Islamu gak sungguh?3;…!” tanggap akun Suyi***.

“Lha emang ibu pernah beribadah selama islam,” sahut Kaesang Kof***.

“Nanti mati pasti merasakan panasnya api neraka,” timpal akun Hmuhammad Sulai***.

 

(Montt/makassarterkini).

Hamizan

Recent Posts

Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, ASDP Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar*

Timredaksi.com, Bali -- Di tengah derasnya arus modernisasi, desa adat tetap menjadi jantung kehidupan masyarakat…

1 day ago

Menkomdigi: Pemerintah Terbuka pada Aspirasi, Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui…

1 day ago

Pembinaan di Malang, Ketua MA Ungkap Sinyal Positif Penguatan Integritas Hakim

Timredaksi.com, Jakarta - Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja…

1 day ago

Mendes Yandri: Pesantren Pilar Utama Pendidikan di Desa dan Barisan Pejuang Kemerdekaan

Timredaksi.com, Mojokerto - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyebutkan, keberadaan…

1 day ago

Akademisi dan Praktisi Pendidikan Dukung Langkah Kemendikdasmen Mewujudkan Generasi Unggul Indonesia

Timredaksi.com, Jakarta – Seminar Nasional bertajuk "Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menciptakan Generasi Unggul, Disiplin dan…

2 days ago

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Baru? Ini Penjelasan Ahli UIN Jakarta

Timredaksi.com, Ciputat– Nama Hantavirus belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Kemunculannya memicu kekhawatiran sebagian masyarakat…

3 days ago