Timredaksi.com – SAT Reskrim Polsek Pagaralam berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Waldasih (60), perempuan membusuk dengan kaki dan tangan terikat dalam karung.
Pelaku ternyata Samsu Sulaiman (63) suami korban yang mengaku emosi karena tidak dilayani.
Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono mengatakan usai beraksi pelaku Samsu kabur ke Kota Prabumulih setelah membunuh korban sekitar satu minggu sebelum mayatnya ditemukan pada Minggu (17/10/2021).
“Korban dicekik saat sedang tidur. Lalu mayatnya dimasukkan dalam karung dan dibuang di semak pinggiran Sungai Suban,” katanya, Senin (18/10/2021).
Menurut keterangan pelaku, ia nekat menghabisi nyawa istrinya lantaran kesal dan sakit hati terhadap korban karena tidak mau membuatkan kopinya.
Selain itu, korban juga selalu membantah perkataan pelaku. Keduanya diketahui baru menikah secara siri sekitar satu bulan.
“Saya memintanya untuk membuat kopi. Tapi saya justru disuruh buat sendiri. Lalu saya suruh cuci baju dia (korban) tidak mau melakukannya,” katanya.
Akibat hal itulah, Samsu kemudian khilaf hingga mencekik leher istrinya saat sedang tidur. Lalu mayatnya diikat dan dimasukkan karung.
“Saya masukkan karung dan digotong. Rencananya mau dibuang ke sungai.
Tapi karena berat saya tinggalkan saja di semak,” katanya.
(Salsa/montt/iNews)
Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…
Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…
Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…
Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…