News

Nyata, 4 Pengakuan Ayah Terduga Pemerkosa 3 Anak di Luwu Timur

Timredaksi.com, Jakarta – Ada 4 pengakuan kunci ayah terduga pemerkosa 3 anak di Luwu Timur menjadi pembelaan bagi terlapor.

Dia mengklaim tidak pernah berbuat cabul kepada korban.

Terlapor berinisial SS mengatakan, tudingan terhadapnya dianggap sebagai fitnah.

Kondisi ini membuat dia dan keluarganya menjadi korban bullying netizen.

“Tudingan ini saya anggap tidak benar,” kata SS di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Selasa (12/10/2021).

Berikut 4 pengakuan kunci ayah terduga pemerkosa anak di Luwu Timur:

1. Anak Dititipkan karena Istri Mau Dinas

SS mengatakan, sang istri mendatanginya dan menitipkan tiga anaknya itu karena mau berdinas.

Dia pun terbuka dan menerima mereka. Namun saat ketiga anak diambil, malah muncul tudingan bahwa dia telah mencabuli tiga anak kandungnya ini.

2. Diduga karena Perceraian

Tudingan bahwa dirinya telah memerkosa korban merupakan fitnah.

Kasus ini muncul diduga karena SS telah bercerai dengan sang istri, sehingga memunculkan masalah baru.

3. Anak Mengaku Dicabuli karena Disuruh Ibu

Terlapor SS mengaku saat bertemu dengan anaknya dalam kondisi baik-baik saja setelah dirinya dilaporkan ke polisi.

Bahkan mereka masih mau duduk di pangkuan SS.

Di depan psikolog, SS, dan pelapor, ketiga korban mengaku bahwa dia diminta mengaku telah dicabuli sang ayah karena disuruh sang ibu selaku pelapor.

4. Ada Tambahan Terlapor Baru-baru Ini

Dia mengaku aneh saat kasus ini kembali viral dan diketahui publik secara luas.

Mula-mula hanya dia yang dilaporkan sebagai terduga pencabulan.

Namun saat masalah ini muncul kembali, pelapor menyebut pelakunya SS dan kakak iparnya.

Jadi ada tambahan terlapor baru-baru ini. Padahal pada 2019 lalu, hanya dirinya yang menjadi pelaku utama dugaan pencabulan tersebut.

* (Montt/inews).

Salsa Sabrina

Recent Posts

Kepengurusan Baru Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Sah Secara Hukum, Ini Susunan Lengkapnya

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hukum resmi mengakui perubahan kepengurusan Yayasan Bangun Ekosistem Bahari. Dengan legalitas…

12 hours ago

Polres Bengkalis: Tidak ada Ruang Bagi Penyelundup, Bagong Akui Kegiatan Impornya Setor Pajak

Timredaksi.com, BENGKALIS (RIAU)- Polres Bengkalis menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik penyelundupan barang ilegal…

1 day ago

BNN DAN KEMKOMDIGI BERSINERGI TINGKATKAN PENGAWASAN KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG DIGITAL

Timredaksi.com, Jakarta - Seiring berkembangnya teknologi informasi, modus operandi kejahatan narkotika turut berevolusi dengan memanfaatkan…

2 days ago

Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, ASDP Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar*

Timredaksi.com, Bali -- Di tengah derasnya arus modernisasi, desa adat tetap menjadi jantung kehidupan masyarakat…

4 days ago

Menkomdigi: Pemerintah Terbuka pada Aspirasi, Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui…

4 days ago

Pembinaan di Malang, Ketua MA Ungkap Sinyal Positif Penguatan Integritas Hakim

Timredaksi.com, Jakarta - Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja…

4 days ago