Categories: FeaturedNewsPolhukam

Nasabah Lapor Polisi Tabungan Rp 1 M Raib, Pihak Bank Angkat Bicara

Jakarta, Timredaksi.com – Seorang nasabah di salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Salatiga, Daniel Suyoko, melapor ke polisi duit tabungannya sekitar Rp 1 miliar raib. Pihak bank angkat bicara.

Pihak BPR Nusamba Ampel membantah uang nasabahnya itu raib. Menurut pihak bank, transaksi nasabah tersebut dilakukan di luar kantor bank.

“Artinya transaksi tersebut tidak pernah tercatat di pembukuan perusahaan,” kata Direktur Utama (Dirut) BPR Nusamba Ampel, Slamet Rif’an, di Salatiga, Jumat (30/10/2020).

Menurut Slamet, transaksi yang dilakukan Daniel di BPR dilakukan kepada karyawan bank berinisial SAS. Buku tabungan yang diberikan SAS ke Daniel ialah buku tabungan milik BPR yang hilang dari tempat penyimpanan bank.

“Dari audit yang dilakukan bank pada 9 Juli 2018, ada beberapa buku tabungan kami yang hilang. Ada berita acaranya dari auditor perusahaan,” kata Slamet.

Dugaan pihak bank, SAS menggunakan buku tabungan milik bank yang hilang untuk kepentingannya sendiri. Setelah melihat print di buku tabungan Daniel, ada perbedaan bentuk print dengan print milik sistem BPR.

“Ada perbedaan print dengan sistem komputerisasi milik perusahaan,” jelas Slamet.

Slamet juga membantah jika BPR Nusamba Ampel tak memiliki iktikad baik menyelesaikan permasalahan yang dialami nasabahnya. Saat ini pihak bank terus mencari keberadaan SAS.

“Karena SAS saat itu sedang hamil, kami minta karyawan kami mencari ke beberapa rumah sakit bersalin di Salatiga dan sekitarnya namun belum ketemu,” paparnya.

Selain itu pihak bank sudah melaporkan SAS ke Polres Salatiga, Agustus 2020 kemarin. Harapannya, SAS bisa cepat ketemu dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

“Juga termasuk ke mana larinya uang nasabah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan tak ada pola sistematis yang dilakukan BPR untuk merugikan nasabah. Bank tersebut diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan auditor.

Diberitakan sebelumnya, seorang nasabah di salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Salatiga, Daniel Suyoko melapor ke polisi karena duit tabungannya raib. Daniel melaporkan kehilangan duit sekitar Rp 1 miliar yang tidak tercatat di buku tabungannya.

“Kami melaporkan kejadian raibnya uang sebesar Rp 1 miliar milik klien kami, Daniel Suyoko ke Polres Salatiga,” kata Kuasa Hukum Daniel Suyoko, Emanuel Kristian Zebua ditemui usai melapor di Polres Salatiga, Rabu (28/10).

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Lanang Teguh Pambudi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Baru masuk hari ini, segera kami disposisi kepada unit yang menangani kasus,” kata Lanang, Rabu (28/10).

(Intan/S:Detikcom)

Intan

Recent Posts

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan Buntut Temuan Fasilitas Mewah

Timredaksi.com, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan lima pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

2 days ago

Raih Penghargaan Maritime Fleet Reliability dari The Iconomics, PT PELNI Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Brand Equity Berbasis Trust

Timredaksi.com, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI kembali meraih apresiasi bergengsi…

4 days ago

Seminar Nasional Soroti Komitmen Prof. Abdul Mu’ti Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Timredaksi.com, Jakarta - Upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menjadi perhatian dalam seminar nasional bertajuk…

5 days ago

Turnamen Mancing Empang HUB 4 Oktober 2026: Ruang Temu Komunitas Pemancing

Timredaksi.com, Tangerang Selatan – Buat sebagian orang, mancing masih dianggap kegiatan santai sekadar pengisi waktu…

1 week ago

JURTIM FEST 2026, Keputusan Juara Diubah Mendadak, Orang Tua Peserta Lomba Marawis Kecewa Berat & Sesalkan Sikap Juri

Timredaksi.com, Jakarta - Perubahan hasil juara secara mendadak dalam lomba marawis antar‑sekolah yang diselenggarakan UMKM…

1 week ago

Dari Data Menjadi Pemahaman: Perjalanan Muhammad Faris Ulul Azmi Mengedukasi Investor Pemula

Timredaksi.com, Jakarta — Akses terhadap edukasi pasar modal yang mudah dipahami menjadi kebutuhan penting di…

1 week ago