Luhut Binsar Pandjaitan
Jakarta, Timredaksi – Korban terpapar virus corona mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Tenaga medis dan relawan juga banyak yang berguguran akibat virus yang menyerang pernafasan tersebut.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa lonjakan COVID-19 di Indonesia yang setinggi saat ini sebelumny tak pernah ia duga. Begitu juga dengan kondisi pemenuhan kebutuhan oksigen yang saat ini berada di masa sulit.
“Pemenuhan kapasitas oksigen seperti ini tidak pernah kita bayangkan bahwa kita ini akan menghadapi seperti ini, dan tidak ada dunia pun yang menduga,” ujar Luhut dalam konferensi pers, Kamis (15/7/2021).
Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan medis dan rumah sakit, Luhut menegaskan produksi oksigen di Indonesia sebanyak 100 persen akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan medis dan rumah sakit. Sebelumnya, alokasinya 80% untuk medis dan RS, sementara 20% untuk industri.
“Sekarang seluruhnya 100% ke seluruh rs,” tambahnya.
Luhut juga menambahkan, Indonesia secara bertahap mengimpor oxygen concentrator. Nanti, alat ini akan dipinjamkan ke sejumlah daerah prioritas yang diatur oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Alokasinya sebagai berikut.
DKI Jakarta 101 ton/hari
Bekasi 107ton/hari
Cilegon 142ton/hari
Serang 223 ton/hari
Gresik 352 ton/hari
Surabaya 140 ton/hari
Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…
Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…
Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…
Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…
Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…
Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…