Agama

Kunjungi Ponpes Al-Khairaat, Wapres Sampaikan Hal Ini

Timredaksi.com, Palu – Usai meninjau Hunian Tetap (Huntap) Tondo II, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Sulawesi Tengah dengan menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairaat di Jl. SIS Al Jufri No. 40, Siranindi, Palu Barat, Palu, Kamis (06/01/2022).

Disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi (Cak Duki), bahwa Wapres mengawali kegiatannya di Ponpes Al-Khairaat dengan berziarah ke makam Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri, pendiri Al-Khairaat yang dikenal dengan julukan Guru Tua.

Selanjutnya, kata Cak Duki, dalam kunjungan sekitar 30 menit ini, Wapres juga melakukan silaturahmi dengan para pengurus Ponpes Al-Khairaat. Di hadapan keluarga besar Al-Khairaat, Wapres menuturkan bahwa Ponpes Al-khairaat memiliki peran strategis dalam mendakwahkan nilai-nilai keislaman hingga ke luar daerah bahkan sampai ke Papua.

“Jadi nilai-nilai keislaman (khususnya) di Palu (dan) Sulawesi pada umumnya bahkan sampai ke Sulawesi Utara dan Papua itu berkembang dari Al-Khairaat,” tutur Cak Duki usai mendampingi Wapres dalam pertemuan silaturahmi tersebut.

Lebih jauh, Cak Duki mengungkapkan bahwa pimpinan Al-Khairaat saat ini yakni Habib Ali bin Muhammad Al-Jufri merupakan generasi ketiga dari Habib Idrus bin Salim Al-Jufri.

Kepada keluarga besar Al-Khairaat, tutur Cak Duki, Wapres mengingatkan tiga fungsi penting pesantren. Pertama, pesantren memiliki tugas pokok untuk menyiapkan kader-kader yang ahli fikih.

“Yang kedua, tugas dakwah yang selama ini sudah dilakukan Al-Khairaat,” sebut Cak Duki.

Adapun yang ketiga, urai Cak Duki, Wapres menekankan pentingnya peran pesantren dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jadi Wapres tadi menekankan bagaimana agar Ponpes Al-Khairaat itu menggerakkan ekonomi umat, karena cabangnya ribuan di berbagai tempat,” tandasnya.

“Kalau itu bisa dilakukan oleh Al-Khairaat, tentu saja melalui kerjasama dengan pemerintah, maka itu akan menjadi kekuatan _grassroot_ di bawah yang cukup baik. Dan itu rupanya direspon dengan baik,” imbuhnya.

Terakhir, Cak Duki menyimpulkan bahwa selama ini Al-Khairaat telah melaksanakan fungsi pesantren dengan baik, terutama fungsi pertama dan kedua.

“Adapun fungsi yang ketiga itu sekarang memang sedang disusun (dan) dalam dua tahun terakhir sudah mulai digerakkan dan itu sudah mulai berjalan,” pungkasnya.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

6 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago