News

Kisruh Penerima Bansos dan PNS Palsu, BMI Nilai Pemerintah Acuhkan Derita Rakyat

Timredaksi.com – Kisruh Data penerima bansos ganda dan PNS palsu dinilai BMI sebagai bentuk negara yang lemah, dan pemerintah seolah mengacuhkan derita rakyatnya dengan gembar-gembor yang tak sesuai dengan kenyataan.

“Didepan bicara kartu ini kartu itu tidak tahunya secara garis besar pendataan di beberapa sektor lemah” ujar Farkhan.

BMI mendesak Presiden perlu segera menghentikan upaya perampokan sistemik akibat data di pusat yang ternyata parah.

“artinya ini kisruh bakal menjalar ke korupsi politik berupa pemilih hantu, korupsi ekonomi dan sejatinya, membuat pincang cara kita bernegara, membakar rasa keterpercayaan pada data diri warga dan data lain secara umum pada negara” ujar Farkhan.

BMI menyebut bahwa polemik ini bakal menyebabkan negara acuh dan sangat tidak menjamin hadirnya kebaikan bagi rakyatnya manakala kesulitan yang dirasakan rakyat selama ini justru dilakukan oleh negara dan negara menjadi pemusnah massal bagi kepercayaan publik, misalkan, pajak yang mereka berikan seharusnya benar-benar dipakai untuk penguatan masyarakat sipil tapi yang terjadi malah pemborosan pada masyarakat hantu atau fiktif.

“Kita sebenarnya telah terjun bebas, ini bukan lagi level negara tapi sudah mirip level organisasi yang tak punya database lengkap dan profesional soal anggotanya,” tegas Farkhan.

Jokowi menurut BMI tak akan mampu mengurus persoalan pelik ini. “Bahkan dimasa dia, proyek hantu seperti membuat jalan Tol di daerah sepi mobilitas marak, artinya memang negara lebih banyak mengurus hantu daripada rakyat,” tegas Farkhan. (Azzam)

Azzam Putra

Recent Posts

Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, ASDP Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar*

Timredaksi.com, Bali -- Di tengah derasnya arus modernisasi, desa adat tetap menjadi jantung kehidupan masyarakat…

1 day ago

Menkomdigi: Pemerintah Terbuka pada Aspirasi, Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Timredaksi.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui…

1 day ago

Pembinaan di Malang, Ketua MA Ungkap Sinyal Positif Penguatan Integritas Hakim

Timredaksi.com, Jakarta - Dalam arahannya, Ketua MA mengingatkan jajarannya agar senantiasa berkomitmen bentuk meningkatkan kinerja…

1 day ago

Mendes Yandri: Pesantren Pilar Utama Pendidikan di Desa dan Barisan Pejuang Kemerdekaan

Timredaksi.com, Mojokerto - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyebutkan, keberadaan…

1 day ago

Akademisi dan Praktisi Pendidikan Dukung Langkah Kemendikdasmen Mewujudkan Generasi Unggul Indonesia

Timredaksi.com, Jakarta – Seminar Nasional bertajuk "Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menciptakan Generasi Unggul, Disiplin dan…

2 days ago

Benarkah Hantavirus Bisa Menjadi Pandemi Baru? Ini Penjelasan Ahli UIN Jakarta

Timredaksi.com, Ciputat– Nama Hantavirus belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Kemunculannya memicu kekhawatiran sebagian masyarakat…

3 days ago