News

Ketua PT Surabaya Ingatkan Advokat Baru: Jaga Integritas, Tegakkan Keadilan*

Timredaksi.com, Jakarta – Prosesi penyumpahan kali ini diikuti oleh sejumlah organisasi advokat, di antaranya Perkumpulan Advocate dan Pengacara Nusantara (PERADAN), Perkumpulan Advokat Yuristen Legal Indonesia (YLI), Perkumpulan Advindo Astra Nawa Sena (PERADINAS), serta Peradi Nusantara.

Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menggelar prosesi penyumpahan advokat yang berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran hakim tinggi serta perwakilan dari berbagai organisasi profesi hukum, pada Selasa, (26/05). Momentum ini menandai bertambahnya barisan advokat baru yang resmi diakui sebagai bagian dari penegak hukum di Indonesia.

Sebelum prosesi pengambilan sumpah dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sosialisasi e-Court yang disampaikan oleh Hakim Tinggi PT Surabaya, Bambang Kustopo. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pemahaman terhadap sistem peradilan elektronik dan hukum acara modern merupakan bekal penting bagi advokat. “Pemahaman terhadap e-Court adalah bekal penting bagi advokat, agar mampu mengikuti dinamika peradilan modern yang berbasis teknologi,” ujarnya di hadapan peserta.

Prosesi penyumpahan kali ini diikuti oleh sejumlah organisasi advokat, di antaranya Perkumpulan Advocate dan Pengacara Nusantara (PERADAN), Perkumpulan Advokat Yuristen Legal Indonesia (YLI), Perkumpulan Advindo Astra Nawa Sena (PERADINAS), serta Peradi Nusantara. Kehadiran para pengurus dan anggota dari berbagai organisasi tersebut menambah semarak acara, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat profesi advokat di Indonesia.

Dalam sambutannya, Sujatmiko, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya menegaskan bahwa profesi advokat bukan sekadar formalitas administratif. “Advokat adalah penjaga benteng keadilan. Sumpah yang diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan janji sakral yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa advokat memiliki peran vital sebagai pelindung hak-hak warga negara dan penyeimbang bagi aparat penegak hukum lainnya.

Pesan moral juga disampaikan agar para advokat menjunjung tinggi kode etik, menjaga perilaku, dan senantiasa belajar mengikuti perkembangan hukum terbaru, termasuk diberlakukannya KUHP dan KUHAP yang baru. “Jagalah profesi advokat dengan perilaku jujur, berintegritas, dan menjunjung tinggi kode etik, agar citra peradilan tetap terhormat di mata masyarakat,” imbuhnya.

Prosesi ditutup dengan doa dan harapan agar para advokat yang baru dilantik mampu menjalankan profesinya secara profesional, berintegritas, serta menjadi bagian dari terciptanya peradilan yang bersih, transparan, ramah, dan berkeadilan.

 

Salsa Sabrina

Recent Posts

ENAM TAHUN TAK KUNJUNG DIREALISASIKAN, AZAS TIGOR DESAK PEMERINTAH SEGERA BERLAKUKAN CUKAI MBDK

Timredaksi.com, Jakarta — Perlindungan kesehatan masyarakat tak boleh terus tertunda. Pemerintah didesak segera memberlakukan regulasi…

1 day ago

DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN

Timredaksi.com, Bandung — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menerima kunjungan peserta Kuliah Kerja…

2 days ago

Anamcara Hotel Gelar Sesi Yoga dan Diskusi Kesehatan Perimenopause

  CIANJUR - Anamcara Hotel menggelar kegiatan kebugaran bertajuk Yoga at Anamcara pada Selasa (20/10/2026).…

3 days ago

Nalar Komunikasi Dialogis: Membongkar Hegemoni Instrumental dan Mengurai Kebuntuan di Tengah Krisis Kelompok

  Oleh: Ilham Ramadhan - Guru Ahli Pertama ​Paradoks terbesar dalam peradaban modern adalah bahwa…

3 days ago

DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak

Timredaksi.com, Demak — Demak Corruption Watch (DCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelaah sejumlah…

3 days ago

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi

Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi Oleh: Fani Ruusul Masail (Dosen Hukum Institut Al…

3 days ago