News

KAI Daop 6 Yogyakarta Tingkatkan Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kerja Sama Strategis dengan RS PKU Muhammadiyah Prambanan

Timredaksi.com, Yogyakarta – Dalam rangka memperkuat sistem keselamatan dan kesehatan kerja, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta secara resmi menjalin kerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Prambanan. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dilakukan oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Prambanan dr. Rheni Haryanti, MARS dengan Manager Kesehatan KAI Daop 6 Nur Syamsi pada Rabu (21/5) di RS PKU Muhammadiyah Prambanan.

Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperluas akses layanan kesehatan tingkat lanjutan bagi seluruh pegawai KAI Daop 6 dan keluarga, khususnya yang berada di wilayah Prambanan, Jawa Tengah dan sekitarnya.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen KAI Daop 6 dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesehatan dan produktivitas pegawai. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga keselamatan operasional serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Kami melihat kemitraan ini sebagai elemen krusial dalam memperkuat sistem pendukung operasional yang berkelanjutan. Dengan adanya akses layanan kesehatan lanjutan yang lebih mudah dijangkau, khususnya di wilayah-wilayah non-perkotaan, kami berharap pegawai dapat bekerja secara optimal tanpa kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan mereka dan keluarha,” ujar Feni.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Prambanan dr. Rheni Haryanti, MARS, menyambut positif kerja sama ini dan menyatakan kesiapan pihak rumah sakit dalam mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang sinergis guna menghadirkan layanan kesehatan yang cepat tanggap, profesional, dan berkualitas bagi seluruh pegawai KAI. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga merupakan wujud kontribusi kami dalam mendukung sektor transportasi publik yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap dr. Rheni Haryanti, MARS, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Prambanan.

Untuk pelaksanaan layanan, pasien dalam kondisi darurat dapat langsung dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Prambanan. Sementara untuk kasus non-darurat, pegawai tetap dapat memanfaatkan layanan awal melalui Klinik Mediska atau klinik di stasiun terdekat dalam wilayah operasional Daop 6.

Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang KAI Daop 6 dalam membangun sinergi lintas sektor, guna mendukung operasional kereta api yang selamat, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Timredaksi.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025.…

5 days ago

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern

Perspektif Islam: Pendekatan Holistik Hadapi Tantangan Zaman Modern Oleh : Meirsa Sawitri Hayyusari Bandung –…

1 week ago

PLT. Ketua DPD BMI DKI Jakarta Siapkan Pengajian Akhir Tahun sebagai Penegasan Arah Baru

Timredaksi.com, Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) DKI Jakarta, Ghiffari…

2 weeks ago

Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah untuk melayani…

3 weeks ago

Capt laut Suprihati : Ibu yang Tangguh momentum Hari Ibu 2025

Timredaksi.com, Jakarta - Momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2025 menjadi momen spesial bagi Capt…

3 weeks ago

Bus PO Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak, Uji KIR Diduga Kedaluwarsa Sejak 2020

Timredaksi.com, Jakarta – Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengalami kecelakaan…

3 weeks ago