News

Jelang Hari Santri Nasional, BMI Sampaikan Hal Ini

Timredaksi.com, Jakarta – Peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang akan diperingati oleh seluruh santri di Indonesia. Ini merupakan momen yang sangat berharga bagi generasi muda yang mayoritas berada di lingkungan pondok pesantren.

Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi menyebut bahwa Hari Santri Nasional harus dijadikan bahan untuk membuat santri lebih maju, produktif dan aktif dalam menjawab tantangan zaman di era globalisasi.

“Dalam konteks inilah maka para santri sebagai penerus dan pengawal keimanan serta kesholihan harus terus berupaya untuk meningkatkan semangat belajar agar menjadi manusia yang sukses lahir dan bathin, dunia dan akhirat,” ucap Farkhan, Selasa (19/10/2021).

Menurut Farkhan, Hari Santri Nasional harus dijadikan motivasi dan semangat belajar seluruh santri agar semakin berprestasi dan berguna bagi agama, keluarga, nusa dan bangsa.

“Perkembangan zaman saat ini cepat berubah menuntut adaptasi umat manusia agar mampu mengiringi irama zaman dengan tetap taat dan patuh pada ketentuan agama. Tantangan zaman ke depan juga semakin kompleks dan dinamis karena banyak faktor, seperti perkembangan teknologi yang banyak mempengaruhi peradaban, kebiasaan dan perilaku umat manusia,” ungkap Farkhan, Selasa (19/10/2021).

Disamping itu, Farkhan juga mengingatkan untuk selalu menghormati orang tua, guru, Ustadz/Ustadzah serta kiyai yang telah mendidiknya dengan penuh kasih sayang. Farkhan pun mengingatkan pentingnya untuk memanfaatkan waktu dengan sebaikmungkin. Tidak boleh ada waktu yang terlewatkan dengan sia-sia tanpa manfaat yang bisa dipetik. Manfaatnya bisa untuk diri sendiri ataupun orang lain dan lingkungan sekitar.

“Setiap orang memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam dalam sehari. Namun ada yang mampu memanfaatkan waktu tersebut dengan baik, ada juga yang tidak. Dan orang yang suskses adalah orang yang bisa memanfaatkan waktu yang dimiliki dengan sebaikmungkin, serta membuang jauh untuk menyia-nyiakan waktu sehingga terbuang tanpa manfaat,”ujar Farkhan.

Farkhan juga mengingatkan tentang bahaya laten narkoba yang sekarang sudah banyak masuk sampai lingkungan pesantren. Tentu hal ini, santri sebagai garda depan untuk generasi Indonesia mendatang bisa berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba serta obat-obatan Terlarang lainnya.

“Bintang Muda Indonesia berharap kepada generasi muda untuk jauhi narkoba dan obat-obatan terlarang yang bisa merusak akal pikiran. Bahkan BMI secara tegas memerangi narkoba dan meminta kepada pemerintah untuk menangkap para pengedar narkoba hingga kelas kakap,” pungkasnya.

Salsa Sabrina

Recent Posts

Budy Sugandi Dianugerahi Türkiye Alumni Awards 2026 atas Kontribusi di Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan

Timredaksi.com, Ankara, Turki– Entrepreneur dan inovator, Budy Sugandi menerima penghargaan internasional 2026 Türkiye Alumni Awards…

8 hours ago

‎Animo Masyarakat Padati Meja Registrasi Khitan Massal Gratis Pegadaian

Jakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, PT Pegadaian (Persero)…

10 hours ago

Himbara Bernilai Rp1.100 Triliun, Presiden Dorong Manfaat Lebih Besar untuk Rakyat

Timredaksi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran strategis Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

3 days ago

Kepengurusan Baru Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Sah Secara Hukum, Ini Susunan Lengkapnya

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Hukum resmi mengakui perubahan kepengurusan Yayasan Bangun Ekosistem Bahari. Dengan legalitas…

4 days ago

Polres Bengkalis: Tidak ada Ruang Bagi Penyelundup, Bagong Akui Kegiatan Impornya Setor Pajak

Timredaksi.com, BENGKALIS (RIAU)- Polres Bengkalis menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik penyelundupan barang ilegal…

4 days ago

BNN DAN KEMKOMDIGI BERSINERGI TINGKATKAN PENGAWASAN KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG DIGITAL

Timredaksi.com, Jakarta - Seiring berkembangnya teknologi informasi, modus operandi kejahatan narkotika turut berevolusi dengan memanfaatkan…

6 days ago