NewsTokoh

Imam Bashori: Niat Menjadi Kunci Sukses Dalam Menjalankan Usaha Travel 

650
×

Imam Bashori: Niat Menjadi Kunci Sukses Dalam Menjalankan Usaha Travel 

Share this article
H. Imam Bashori

H. Imam Bashori

Direktur Utama PT Tisaga Multazam Utama (Multazam Utama Tour)

Niat Menjadi Kunci Sukses Dalam Menjalankan Usaha Travel

Sosok H. Imam Bashori mempunyai kiprah yang sangat besar dalam melayani tamu-tamu Allah untuk menjalankan ritual ibadah umrah dan haji. Sejak tahun 90-an, H. Imam Bashori sudah tinggal di Arab Saudi untuk menimba ilmu dan beribadah melayani para tamu Allah sebagai pembimbing ibadah umrah maupun haji.

Usai menempuh pendidikan di Ummul Quro, tahun 1994, H imam Bashori pulang ke tanah air dan bekerja di sebuah perusahaan tour and travel penyelenggara umrah dan haji. Ia sempat beberapa kali menjadi pembimbing di travel umrah dan haji, sampai suatu ketika ia mendirikan sendiri perusahaan travel umrah dan haji di tahun 1999 dengan nama Multazam Utama Tour.

Pengalamannya bersama travel di perusahaan sebelumnya membuat H. Imam Bashori lebih matang dalam membangun usaha di bidang tour and travel umrah dan haji ini.

Inspirasi Perang Badar 

Multazam Utama Tour dibawah naungan bendera PT Tisaga Multazam Utama didirikan oleh H. Imam Bashori pada tanggal 15 Juli 1999. Ia menjelaskan, nama PT Tisaga Multazam Utama mempunyai arti dari masing-masing kata. Kata Tisaga merupakan singkatan dari tiga satu tiga (313) yang diambil dari sejarah perang badar, dimana saat itu pasukan kaum muslimin sebanyak 313 orang dan bisa mengalahkan kaum musyrikin yang jumlahya ribuan orang.

“Ada hadis yang menerangkan pasukan kaum Muslimin 300 orang, ada yang menerangkan 350, tapi banyak hadis yang mengatakan 313 orang. Jadi jumlah kaum Muslimin 313 orang bisa mengalahkan kaum musyrikin seribu lebih,” kata Imam yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum AMPHURI.

Baca Juga  Viral! 3 Wanita di Karawang Injak Al Quran, Ini Kata Kapolres

Ia berharap, dengan angka 313 atau singkatan Tisaga, Multazam Utama Tour akan menjadi travel pemenang. “Pemenang dalam arti ini yaitu kita lebih amanah, bisa memberikan pelayanan yang baik, bisa memberikan kenyamanan kepada jamaah,” jelas Imam.

Sedangkan kata Multazam merupakan tempat yang sangat mustajab untuk berdoa bagi jamaah haji dan umrah di samping Ka’bah. Dan kata Utama artinya biro travel ini diharapkan menjadi travel yang utama di Indonesia.

Pernah Tertipu Miliaran Rupiah

Dalam membangun usaha tour and travel, pengalaman yang dilalui H. Imam Bashori tidak selamanya mulus sesuai dengan keinginannya. Ia menceritakan bahwa di tahun 2003 dirinya mempunyai masalah besar. Saat itu ia tertipu hingga miliaran rupiah. Kemudian di tahun 2005 Ia juga kembali tertipu karena uang jamaah yang seharusnya disetor ternyata dibawa kabur oleh perwakilan. Kejadian yang terakhir pada tahun 2014 dimana uang jamaah yang seharusnya disetor ke kantor pusat malah dibawa kabur oleh perwakilan, sehingga ia harus mengganti uang jamaah dan bertanggung jawab memberangkatkan jamaah.

Mendapatkan masalah keuangan dalam jumlah besar tidak lantas membuatnya putus asa. Ia menenangkan diri dan pasrah kepada Allah. “Ya sudah, kalau seperti itu ya kembalikan ke Allah. Kalau memang hak kita, pasti Allah akan mengganti dengan yang lebih bagus, bagus kualitasnya maupun kuantitasnya. Lebih bagus kuantitasnya berarti jamaahnya lebih banyak, lebih bagus kualitasnya berarti ya lebih ermanfaat,” katanya.

Baca Juga  Anggota DPR RI Pertanyakan Maksud Hasil Survey SMRC Sila Pertama Pancasila Hanya Milik Umat Islam

Menurutnya, semua yang terjadi di dunia ini tidak terlepas dari kehendak Allah, sedangkan upaya manusia menjadi sebuiah kewajiban. “bukan berarti itu kehendak Allah kemudian kita nyantai, nggak boleh. Usaha semaksimal mungkin, berfikir maksimaldan mengerjakan semaksimal mungkin,” ucap Imam.

Bangkit dan Berjuang 

Sembilan belas tahun sudah H. Imam Bashori melayani tamu Allah bersama Multazam Utama Tour. Kini, bukan hanya perjalanan haji dan umrah, namun wisata muslim juga sudah menjadi program tour bersama Multazam.

Menurut Imam, selama sembilan belas tahun membangun usaha tour and travel banyak pengalaman yang telah didapatkannya. Baginya, kunci sukses dalam membangun usaha ini adalah terletak pada niat pelaku usaha itu sendiri. “Sebab, niat itu akan terealisasi dalam bentuk pelayanan. Dengan niat yang ikhlas dan tulus dalam memberikan pelayanan dan memang ingin membantu jamaah maka akan terbentuk dalam sebuah pelayanan yang baik,” jelas Imam.

Oleh karena itu, lanjut Imam, komitmen terhadap pelayanan dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama untuk kesempurnaan ibadah para jamaah. Maka tak heran jika setiap tahun jumlah jamaah Multazam mengalami peningkatan, bahkan repeat order (pemesanan kembali) mencapai 60%.

Perjuangan Imam dalam membangun usahanya kini sudah diakui bukan hanya oleh para jamaah, namun lembaga internasional juga mengakuinya dengan keluarnya ISO 9001 : 2008 yang menandakan bahwa usaha travel miliknya mempunyai managemen dan layanan berstandar perusahaan professional.

 

(*Artikel ini telah tayang di Majalah Rindu Kabah Edisi 2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *