News

Gerakan Indonesia Optimis: Mari Bersatu Wujudkan Mimpi Indonesia Emas 2045

Pada tanggal 26 Oktober 2021, Gerakan Indonesia Optimis (GIO) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 di Grand Ballroom K-Link Tower, Jakarta Selatan. Pada HUT ke-3 ini, Gerakan Indonesia Optimis mengangkat tema “Indonesia Bangkit: Bersatu, Tumbuh dan Tangguh”. Berbagai tokoh nasional, pejabat publik, petinggi TNI dan Polri, ulama, artis, serta para Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), turut hadir dalam perayaan HUT ke-3 GIO.

HUT GIO ini menarik karena bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 mendatang. Karena itu, Ketua Umum Gerakan Indonesia Optimis, Ngasiman Djoyonegoro, dalam sambutannya mengatakan bahwa paska kemerdekaan, tugas utama para pemuda adalah mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya.

“Tugas mengisi kemerdekaan adalah memberikan partisipati sebanyak mungkin dalam pembangunan bangsa, dengan cara apapun. Partisipasi mengatur-atur negara ini agar lebih sejahtera, mendidik rakyat agar mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari), dan menegur kezaliman para penguasa, dan membangun kekuatan diri sendiri. Kemerdekaan harus diisi dengan kebaikan-kebaikan. Semangat optimisme harus menjadi virus yang menyebar ke seantro negeri,” kata Ketua Umum Gerakan Indonesia Optimis, Ngasiman Djoyonegoro, Selasa (26/10).

Simon—begitu panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro—juga mengatakan bahwa Indonesia ini adalah warisan kita, yang diberikan oleh para Bapak Pendiri Bangsa (founding fathers) dengan penuh perjuangan, darah dan air mata. Mereka melawan penjajahan, yang kala itu mencengkeram dan membelah negara-negara di seluruh dunia sesuka hati mereka. Tapi para pahlawan negeri ini, memiliki kesadaran bahwa bangsa ini harus merdeka dari segala penjajahan. Mereka menanam benih optimisme.

“Semangat optimisme sejatinya sudah dipraktikkan oleh para pendiri bangsa dan pahlawan kita di masa lalu. Para pahlawan negeri ini, memiliki kesadaran bahwa bangsa ini harus merdeka dari segala penjajahan. Mereka menanam benih optimisme,” tutur Simon dengan semangat berapi-api.

Simon juga menuturkan bahwa bangsa ini tidak akan bergerak kemana-mana jika tidak kita pupuk semangat optimisme sebagaimana yang diturunkan pada generasi pendahulu. Simon juga mengingatkan di masa depan, dengan perkembangan teknologi informasi yang mengarah pada  “one village world,” lawan Indonesia bukan lagi sekedar penjajah dan penguasa yang lalim, tapi adalah menembus batas diri agar mampu berkendara di tengah gelombang (riding the wave) masa depan.

Namun demikian, Simon tetap optimis bahwa Indonesia dengan berkah demografinya akan manjadi negara maju dan mampu mewujudkan mimpi Indonesia Emas di tahun 2045.

“Generasi muda adalah kunci. Bonus demografi akan menempatkan generasi muda sebagai pemegang narasi utama di Indonesia. Bonus demografi merupakan berkah yang harus disambut dengan penuh optimisme untuk mewujudkan mimpi Indonesia Emas di tahun 2045,” terang Simon.

Simon pun mengajak seluruh anak bangsa bersatu mewujudkan mimpi Indonesia Emas 2045 dengan semangat optimisme yang menyala-nyala. “Mari kita tunjukan optimisme bahwa, kita adalah bangsa yang tangguh. Bukan hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan,” tutur Simon.

Sebagai informasi, acara ini dimeriahkan Grup Band Mantra, Tari-Tari Tradisional mengangkat budaya nusantara dari Sanggar Senja.

Hamizan

Recent Posts

Menhut Raja Juli: Penindakan Perusahaan Terlibat Karhutla Tak akan Berhenti

Timredaksi.com, Kalimantan - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap akan menindak tegas perusahaan yang terlibat…

15 hours ago

BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Daerah dalam Memperbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah

Timredaksi.com, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun…

3 days ago

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Timredaksi.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah menguji coba skema pelatihan hibrid yang menghubungkan pembelajaran…

4 days ago

Neng Eem Ajak Masyarakat Cianjur Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Empat Pilar MPR RI

CIANJUR — Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz kembali melaksanakan kegiatan…

6 days ago

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH

GEMPA BUKAN UKURAN DOSA SEBUAH DAERAH Dr. DARYONO, anggota IABI Ketika suatu daerah dilanda gempa,…

1 week ago

Survei LKPI: Gerindra Pimpin Elektabilitas, PSI 4,3 Persen

Timredaksi.com, Jakarta - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) memotret dinamika politik menjelang Pemilu 2029, termasuk…

1 week ago