News

Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UMY, Pelaku Tak Peduli Meski Wanita Lagi Haid.

Timredaksi.com – Kini kembali adanya kasus Dugaan pemerkosaan yang dialami seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sementara ini ramai di perbincangkan media sosial. Dalam keterangan tulisan akun Instagram (IG) Pelaku Disebut Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Awal dugaan pemerkosaan ini mencuat ke publik sejak sebuah akun Instagram @dear_umycatcallers mengunggah narasi tentang dugaan pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Unggahan tersebut disertai dengan tangkap layar percakapan antara korban dan terduga pelaku. “Pemerkosaan oleh salah satu aktivis gerakan terbesar di kampus dan demisioner BEM Fakultas dan Universitas,” tulis akun @dear_umycatcallers dikutip jpnn.com Jogjakarta, Rabu 5/1/2022.

Korban dan Pelaku Baru Saling Kenal. Akun tersebut kemudian membeberkan kronologis kejadian yang diduga dilakukan oleh mahasiswa berinisial MKA alias OCD. Kejadian itu bermula saat korban dan pelaku saling diperkenalkan, sekitar tiga bulan yang lalu.

“Kemudian korban dengan MKA mulai chatting. Tiga hari kenal, MKA (OCD) meminta korban untuk menemani rapat. Namun MKA (OCD) meminta korban untuk menjemput dengan dalih MKA (OCD) tidak ada motor,” beber akun itu.

Lanjut sempat Beli Minuman Keras. Saat di perjalanan, korban merasa janggal sebab terduga pelaku memilih jalan yang sepi, bukan jalur menuju lokasi rapat.

Di tengah perjalanan, MKA alias OCD mampir ke sebuah toko untuk membeli minuman keras. Setelah itu, perjalanan justru berlanjut ke indekos terduga pelaku sehingga membuat korban bingung.

“Sekitar pukul 22.00 WIB, MKA kemudian meminta korban untuk melakukan pers*tubuhan,” tulis akun itu.

Korban Dalam Kondisi Sadar. Akun @dear_umycatcallers menyebut, korban saat itu sedang dalam kondisi sadar, tak minum miras, dan sedang haid.

“Pelaku terus memaksa untuk bers*tubuh. Karena terdesak dan terjadi relasi kuasa yang timpang, korban membersihkan darah haidnya dan terjadilah pemerkosaan. Saat perkosaan terjadi, MKA mengatakan kepada korban ‘kamu yang kuat ya kalo sama aku, soalnya aku hypers*x’,” tulis akun itu lagi.

Sejauh ini pihak kampus UMY telah membenarkan adanya dugaan kasus pelecehan seksual tersebut. Korban dan terduga pelaku sama-sama mahasiswa UMY.

Kepala Biro Humas dan Protokol UMY Hijriyah Oktaviani mengatakan pihak universitas saat ini sedang melakukan investigasi internal untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut. Identitas korban dan pelaku pun saat ini sudah dipegang oleh pihak UMY.

“Kami langsung mengambil langkah melalui Komite Etik dan Disiplin Mahasiswa, mencoba menelusuri baik pelaku maupun korban untuk bisa memberikan pernyataan,” kata Hijriyah,

Asrorie

Recent Posts

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Timredaksi.com, Jombang — Dukungan terhadap KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam Denanyar sebagai calon alternatif…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Timredaksi.com, Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk…

2 days ago

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing: Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing…

5 days ago

Atas Perintah Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan…

5 days ago

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Timredaksi.com, Kalbar - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan…

5 days ago

Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Timredaksi.com, Kalsel - Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan…

5 days ago