News

Akun Penyebar Video Seks Mirip Artis Hilang, Ini Kata Polisi

Jakarta, Timredaksi.com – Kasus video seks mirip artis belakangan marak menjadi pembicaraan. Kasus itu kini masuk ke ranah hukum setelah dilaporkan oleh seseorang bernama Pitra Romadoni Nasution.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, kepada sejumlah akun media sosial yang pertama kali menyebarkan video seks mirip artis tersebut.

Akan tetapi, ada sejumlah akun yang dinonaktifkan oleh pemiliknya setelah video intim tersebut viral tersebar. Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan tidak ada masalah tentang hal itu.

Meski akun media sosial milik penyebar menghilang, tetapi polisi telah menyelidiki datanya dan memiliki jejak digital dari akun tersebut.

“Kami berangkat dari saksi-saksi yang ada, kami profiling. Ada beberapa akun yang sudah dihapus. Tapi bagi penyidik ini tidak masalah karena jejak digital tidak akan pernah hilang. Jadi nanti penyidik yang bisa membuat terang perkara ini. Jadi pelan-pelan,” tutur Yusri dalam acara d’Rooftop di detikcom.

Mengenai akun apa saja yang akan diperkarakan, Yusri Yunus masih enggan membuka. “Asas praduga tak bersalah harus kita kedepankan. Tidak bisa kita laporkan dulu. Akun-akun yang dilaporkan dulu,” kata dia.

Walau enggan membuka akun apa saja yang diduga menyebarkan video tersebut, Yusri mengatakan dirinya telah mengantongi sejumlah akun untuk masing-masing video.

“Ini sudah kami lakukan gelar perkara, kami kumpulkan lewat gelar perkara dan saksi ahli, termasuk akun-akun sudah kami profiling. Yang satu lima akun (penyebar video), yang satu tiga akun,” ungkap Yusri.

Yusri juga menerangkan hingga kini kasus tersebut masih terus berjalan. Bila sebelumnya masih dilakukan olah perkara, kini persoalan tersebut bisa naik tingkat ke penyelidikan.

“Kami hari ini baru olah perkara awal untuk menentukan apakah kasus bisa naik ke tingkat selanjutnya atau tidak. Kami sudah mengumpulkan alat-alat bukti yang bisa kami pelajari, ada olah laporan juga, ada saksi ahli yang bisa kami mintai keterangan juga. Dua-duanya sudah bisa kita naikkan tingkat penyidikan,” jelas Yusri.

Menurut Yusri, penyelidikan harus berjalan secara perlahan-lahan dengan melewati proses satu per satu. Sehingga hingga kini, pihak kepolisian belum masih belum memanggil artis terkait untuk dimintai keterangan.

“Pelan-pelan kita berjalan, apakah nanti yang ada di gambar itu (akan dipanggil)? Ya, tapi nanti. Kami selidiki semua. Siapa yang membuat, semua ada ada (di Undang-Undang), tapi nanti pelan-pelan. Nggak bisa kita panggil semua. Karena pentahapan semua,” terang dia. (Intan/S:Detikcom)

Intan

Recent Posts

Yunita Kariman Soroti Fenomena Report Massal yang Mengintai Influencer, Ini Langkah Proteksi Akun yang Perlu Diketahui

Timredaksi.com, Jakarta -- Yunita Kariman, content creator yang dikenal luas di ranah kecantikan, gaya hidup,…

6 hours ago

GAKESLAB Jakarta Dukung Gelaran Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026

Timredaksi.com, Jakarta  - Untuk mempersiapkan, memperkuat, dan membekali manajemen rumah sakit agar mampu bertahan serta…

1 week ago

Presiden Prabowo: Anak Orang Miskin Jangan Sampai Tetap Miskin

Timredaksi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kemiskinan terus diwariskan dari…

1 week ago

Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia

Timredaksi.com, Jakarta - Komunitas konservasi internasional menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat posisinya…

2 weeks ago

Kabiro Iklan & Promosi Kolaborasi Wabendum HIPMI Syariah Sulsel gagas kerjasama CSR BUMN & BUMD

Timredaksi.com, Jakarta - Langkah taktis yang digagas oleh Syamsul Bahri Kabiro Iklan & Promosi Media…

2 weeks ago

FKGI Dukung Arah Kebijakan Raja Juli Antoni, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah

Timredaksi.com, Jakarta - Upaya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memperkuat konservasi gajah melalui Instruksi Presiden…

2 weeks ago