Ada Corona, Begini Kabar Terbaru Ibadah Haji Tahun Ini

0

Jakarta – Pelaksanaan ibadah haji di Makkah dan Madinah, Arab Saudi, sepertinya akan diputuskan pertengahan bulan Ramadan atau Mei 2020 ini. Hal itu terungkap dalam komunikasi antara Pakistan dengan pemerintah Saudi.

Menteri Urusan Agama Federal Pakistan, Noorul Haq Qadri mengatakan keputusan apakah ibadah haji akan dilakukan tahun ini atau tidak akan ditentukan dalam waktu dekat ini. Keputusan diambil langsung Raja Salman.

“Kami terus berhubungan dengan kementerian haji Saudi,” kata Qadri dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari media setempat The Express Tribune, Selasa (13/4/2020).

“Izin untuk melakukan haji mungkin terbatas pada penduduk Arab Saudi. Negara-negara Teluk lainnya atau kuota untuk negara lain dapat dikurangi hingga 10%.”

“Keputusan terakhir tentang ibadah tahun ini akan dibuat oleh Raja Salman sendiri.”

“Pemerintah telah memberi tahu semua operator haji tentang keputusan yang dibuat oleh otoritas Saudi dan pengaturan telah ditunda untuk saat ini.”

Qadri mengatakan ibadah haji pernah ditangguhkan lebih dari 40 kali di masa lalu. Haji tetap bisa dilakukan jika situasinya membaik.

Baca Juga  Digerebek Sedang Begituan di Dalam Mobil Dinas, 2 Oknum Polisi Ini Langsung Dipecat!

Bulan lalu, Arab Saudi telah mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menangguhkan kegiatan ibadah umrah guna menekan angka penyebaran virus corona.

Per Selasa (14/4/2020), Arab Saudi memiliki 4.934 kasus terjangkit, 65 kasus kematian, dan 805 kasus berhasil sembuh.

Sedangkan Pakistan memiliki 5.716 kasus terjangkit, 96 kasus kematian, dan 1.378 kasus berhasil sembuh menurut data Worldometers.

Sebelumnya, dikutip dari AFP, pemerintah Arab Saudi mendesak umat Islam di seluruh dunia “menunda sementara” persiapan ibadah akibat virus corona.

Hal ini secara tersirat dikatakan Menteri Haji Saudi dalam wawancaranya kepada televisi Al-Ekhbariya.

“Dalam keadaan saat ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global … kerajaan lebih tertarik untuk melindungi kesehatan umat Islam dan warga negara,” katanya.

“Karena itu kami telah meminta saudara lelaki kami Muslim di semua negara untuk menunggu terlebih dahulu melakukannya (haji), sampai situasinya jelas.” (CNBCINDONESIA.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here